Selasa, 02 April 2013

Penyakit Anemia Aplastik

apa itu peyakit anemia aplastik? penyakit defisit darah, mengakibatkan pendarahan serta rawan pada infeksi.

kegagalan sumsum tulang ini dikarenakan banyak factor. dimulai dari induksi obat, virus, sampai tuturan bahan kimia.

jika anda senang alami pendarahan yang demikian mudah, layaknya mimisan serta kerap terjangkiti infeksi baik oleh virus maupun bakteri. cermati tanda-tanda tersebut lebih awal. mengidentifikasikan penyakit lebih awal bisa amat berguna untuk kelangsungan jiwa serta kehidupan anda.

inilah hari yang sukar terhapus dari ingatan nusanto, pertengahan mei 2006 darah mengucur tidak terbendung dari mulut serta hidung, gusi jua berdarah tersisa keperihan. ia segera dilarikan ke tempat tinggal sakit pgi cikini, jakarta pusat. prof dr. karmel tambunan sppd, yang mengatasi segera menusukan jarum di sumsum tulang belakang untuk tahu jumlah trombosit.

dokter pakar darah itu mendiagnosis anemia aplastik. ayah nusanto yaitu di antara dari beberapa ribu pasien anemia aplastik alami defisit sel darah baik itu sel darah merah, trombosit ataupun sel darah putih. ini mengakibatkan ayah nusanto alami anemia ( kurang sel darah merah ), condong alami perdarahan ( kurang trombosit ) serta rawan pada infeksi ( kurang sel darah putih ).

kutipan cerita di atas dapat bikin kita merenung sesaat nyatanya sehat itu anugrah serta mahal harga nya, dapat kita tengok sebahaya apakah anemia aplastik serta langkah menyembuhkan penyakit anemia aplastik itu, namun sebelum saat kita dapat memahami seluruhnya itu kita butuh tahu apa itu anemia aplastik ?

anemia aplastik adalah di antara type anemia yang ditandai karenanya ada pansitopenia ( defisit sel darah pada jaringan tubuh ). defisit sel darah pada sumsum tulang ini dikarenakan dikarenakan kurangnya sel induk pluripoten hingga sumsum tulang gagal membentuk beberapa sel darah. kegagalan sumsum tulang ini dikarenakan banyak factor. dimulai dari induksi obat, virus, hingga tuturan bahan kimia.

perihal ini dikarenakan dikarenakan kurangnya kandungan trombosit serta kurangnya kandungan leukosit. layaknya yang telah diterangkan di atas, kandungan leukosit serta trombosit ini alami penurunan disebabkan kegagalan sumsum tulang.

arti-istilah lain dari anemia aplastik yang kerap dipakai diantaranya anemia hipoplastik, anemia refrakter, hipositemia progresif, anemia aregeneratif, aleukia hemoragika, panmielofisis serta anemia paralitik toksik.

pada prinsipnya masalah anemia aplastik ini amat rendah pertahunnya kurang lebih 2-5 masalah/juta penduduk/tahun serta biasanya penyakit ini dapat terkena seluruh umur. walau terhitung jarang, namun penyakit ini tergolong penyakit yang punya potensi mengancam jiwa serta umumnya bisa menyebebkan kematian.

pada pria penyakit ini lebih berat dibanding wanita meskipun sesungguhnya perbandingan jumlah pada pria serta wanita nyaris sama. siapapun berpeluang memperoleh anemia aplastik ini.

apa saja sebagai sinyal serta tanda-tanda penyakit anemia aplastik ?

pada pasien anemia aplikasi bisa mampu ditemukan tiga tanda-tanda utama diantaranya :

1. anemia umumnya ditandai dengan pucat, mudah capek, lemah, hilang selera makan, serta palpitasi.
2. trombositopenia, contohnya : perdarahan gusi, epistaksis, petekia, ekimosa, dan sebagainya.
3. leukopenia, contoh infeksi.

disamping itu, hepatosplenomegali serta limfadenopati juga bisa ditemukan pada pasien anemia aplastik ini walau amat jarang berlangsung.

apa saja gejala dan penyebab dari penyakit anemia aplastik ?

penyebab nyaris beberapa besar masalah anemia aplastik berbentuk idiopatikdimana pemicunya tetap belum bisa dipastikan. tetapi ada faktor-faktor yang dianggap bisa menyebabkan berlangsungnya penyakit anemia aplastik ini. faktor-faktor penyebab yang disebut diantaranya :

1. penyakit kongentinal atau alami penurunan layaknya anemia fanconi, dyskeratosis congenita, sindrom pearson, sindrom dubowitz dan sebagainya. dianggap penyakit ini mempunyai kaitan dengan kegagalan sumsum tulang yang menyebabkan berlangsungnya defisit sel darah.
2. zat kimia yang kerap jadi penyebab anemia aplastik contohnya benzen, arsen, insektisida dan sebagainya. zat-zat kimia tersebut umumnya terhirup maupun terkena ( dengan kontak kulit ) pada seseorang.
3. obat layaknya kloramfenikol dianggap bisa mengakibatkan anemia aplastik, contohnya pemberian kloramfenikol pada bayi sejak berusia 2-3 bln. dapat mengakibatkan anemia aplastik sesudah berusia 6 th.. ama ( america medical association ) juga sudah bikin daftar obat-obat yang bisa menyebabkan anemia aplastik. obat tersebut diantaranya : azathioprine, karbamazepine, inhibitor carbonic anhydrase, kloramfenikol, ethosuksimide, indomethasin, imunoglobulin limfosit, penisilamine, probenesid, quinacrine, obat-obat sulfonamide, sulfonilurea, obat-obat thiazide, tromethadione.
4. radiasi juga dikira sebagai penyebab anemia aplastik ini dikarenakan bisa merusakkan pada sel induk maupun mengakibatkan rusaknya pada lingkungan sel induk. perumpamaan radiasi yang disebut anata lain pacaran cahaya kali yang terlalu berlebih maupun jatuhan radioaktif ( contoh dari ledakan bom nuklir ). tuturan oleh radiasi tambah energi tinggi maupun tengah yang berjalan lama bisa mengakibatkan kegagalan sumsum tulang belakang akut serta kronik ataupun anemia aplastik.
5. tak hanya radiasi, infeksi juga bisa mengakibatkan anemia aplastik, contohnya infeksi virus, hepatitis c, ebv, cmv, parvovirus, hiv, dangue dan sebagainya.

langkah menyembuhkan penyakit anemia aplastik serta langkah menghindar anemia aplastik ini yaitu menghidari tuturan bahan kimia berlebih karena bahan kimia layaknya benzena juga bisa mengakibatkan anemia aplastik. lantas jauhi juga mengonsumsi obat-obatan yang bisa menyebabkan anemia aplastik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Laman

Most Reading